aku saat ini sedang menuju dewasa
jadi aku belum dewasa
aku masih terlalu dibudakkan oleh idealismeku,nafsuku, dan egoku
aku sedang mencari jati diri
mencari tahu siapa aku sebenarnya
sejatinya aku itu ibadah untuk apa,
sekedar setor muka pada tuhanku
atau menuntut pahala dan surga dari dia
aku juga kenapa harus kuliahkalau aku hanya menjadi objek peninaboboan segala dongeng yang dibacakan dosen-dosen itu
buat apa?
kenapa aku tidak membaca saja sendiri di rumah?
malahan,aku biosa bebas menginterpretasikan apa-apa sesuaidengan pemahaman otakku
saat ini kenapa aku begitu menjadi pemberontak?
yang suka mengkambinghitamkan orang lain?
mengutuk pemerintah dngan segala kebijakannya yang irrasional dan seakan-akan bertolak belakang dengan rasioku.,..
kenapa saat ini aku jadi sering meragukan keadilan tuhan?
ada apa denganku?
aku terlalu sibuk dengan retorika-retorikaku,,,
tanpa menyempatkan menengok undang-undang tuhan,,
meliriknya saja aku semakin jarang,,,
aku seakan tak mengenal diriku lagi,,,?
tiba-tiba saat aku kangen tuhan aku tersedu-sedu tiap kali menyapanya,,
dan berharap dia terus menyayangiku,,memberiku segalanya
padahal tak pernah sedikitpun aku mengucap syukur pada-Nya..
apakah duniaku kejam,,tak mengajariku arti syukur dan ikhlas?
atau memang aku yang tuli dan buta dengan semuanya?
padahal aku berjanji ingin menjadi seseorang yang bisa memberikan kontribusi terbaiknya untuk agama dan bangsanya..
tapi kenapa aku masih belum mampu berkontribusi untuk diriku sendiri yaitu duniaku,,naruniku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar